Partai Berkarya (Beringin Karya)
+6281350059100
blog-img-10

ARTI LOGO

PARTAI BERKARYA (BERINGIN KARYA)

 

Lambang Partai berbentuk rantai lingkaran berwarna orange yang ditopang pita warna orange tulisan BERINGIN KARYA warna hitam, di dalamnya terdapat gambar pohon beringin terdapat warna hijau, hitam dan kuning.

1. Arti warna pada lambang :

Lambang terdiri dari warna Hitam, Kuning, Hijau dan Orange:

    1. Warna Hitam bermakna Keteguhan dan Ketegasan dalam melaksanakan Perjuangan.

    2. Warna Kuning bermakna Energi, Kerjasama, Idealisme dan Kesejahteraan.

    3. Warna Hijau bermakna Muda, Pertumbuhan, Pembaharuan, dan Persahabatan.

    4. Warna Orange bermakna Kesungguhan Kerja Keras, Karya Nyata dalam mewujudkan Kebersamaan untuk mencapai Kejayaan Bangsa.

2. Arti simbol pada lambang :

    1. Pohon Beringin melambangkan tempat bernaung dan berhimpun berbagai suku, agama, golongan dan ras, warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersatu untuk memperjuangkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 1945 sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

    2. Lingkaran rantai dengan anak rantai 34 (tiga puluh empat) tampak dari depan saling berkaitan dan berpasang-pasangan melambangkan persaudaraan jumlah provinsi se-Indonesia pada saat Partai ini dilahirkan pada tahun 2016 (dua ribu enam belas), simbol semangat dan harapan baru.

    3. Tulisan BERINGIN KARYA dan PARTAI BERKARYA di dalam dan di luar pita bermakna identitas diri Partai Berkarya yang mengutamakan kreatifitas dan kekaryaan.

    4. Gambar lambang berbentuk lingkaran rantai yang ditopang pita bermakna jalinan kekeluargaan dan persaudaraan yang erat, mandiri, bersinergi membentuk dan mengembangkan partai, komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Arti lambang PARTAI BERKARYA :

Secara keseluruhan adalah partai pengemban amanah rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mengutamakan ketegasan, kekeluargaan, keterbukaan, kekaryaan dan persatuan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan, sesuai dengan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.